Alpina B3 Limousine Diluncurkan, Ini Spesifikasinya

Peluncuran Alpina B3 Limousine di Jepang – Ajang Tokyo Motor Show 2019 bertempat di Tokyo Big Sight, Jepang yang berlangsung dari tanggal 23 hingga 4 November menjadi tonggak sejarah bagi salah satu brand mobil asal Jerman, Alpina. Pergelaran ini dipilih oleh Alpina yang merupakan salah satu brand mobil dengan performa tinggi untuk meluncurkan produk terbarunya, Alpina B3 Limousine. Alpina B3 Limousine dibangun atas basis dari BMW Seri-3 terbaru dan menjadi alternatif terbaik bagi mereka yang menginginkan BMW Seri-3 beringas di balik desain elegan sekaligus menjadi Alpina termurah dari ini dari sedan Alpina. Alpina B3 Limousine 2019 ini menjadi generasi ketiga bagi Alpina B3 sebagai penerus dari Alpina B3 F30 dengan mengenakan kode bodi yang sama seperti BMW Seri-3 2018 yaitu G20.

Pada konferensi Pers yang digelar pada tanggal 23 Oktober 2019, Presiden sekaligus CEO Alpina, Andreas Baufenjeppen, bersama dengan CEO dari Nicole Automobiles LLC, CH Nico Laureke, menjadi pembicara langsung dalam peluncuran Alpina B3 Limousine ini. Selain Alpina B3, Alpina juga turut memperkenalkan SUV XD4 coupe dan Alpina B7 yang merupakan sedan Alpina termahal.

Alpina B3 Limousine Diluncurkan, Ini Spesifikasinya
Alpina B3 Limousine Diluncurkan, Ini Spesifikasinya

Spesifikasi Alpina B3 Limousine 2019

Untuk spesifikasinya, Alpina B3 Limousine memiliki dimensi dengan panjang 4,719 mm, lebar 1,827 mm dan tinggi 1,440 mm serta sumbu roda sepanjang 2,851 mm. Dari segi permesinan, mobil ini mampu menyemburkan tenaga hingga 340kW (462 PS) mulai dari putaran mesin 5,000 rpm hingga 7,000 rpm dan torsi hingga 71.4 kgm (700 Nm) dari putaran 3,000 hingga 4,250 rpm yang disalurkan ke empat roda berkat bantuan dari transmisi matic 8 percepatan kopling ganda. Tenaga buas tersebut dihasilkan oleh mesin 3.000 cc 6 silinder segaris yang diracik ulang sehingga tenaga yang dihasilkan jauh lebih besar dari mesin standar 3.000 cc milik BMW Seri-3.

Dari segi performa, Alpina B3 Limousine mampu melaju dari diam hingga 100 km/jam dalam waktu 3,8 detik, 0 sampai 200 km/jam dalam 13,4 detik serta menorehkan kecepatan tertingginya hingga 303 km/jam. Bayangkan saja, angka-angka tersebut bahkan jauh lebih baik dibandingkan BMW M3 F80 dan BMW M4 F84 yang kemungkinan generasi selanjutnya akan hadir dalam beberapa bulan kemudian. Untuk sebuah sedan seharga 1,29 juta yen atau setara 1,6 milyar rupiah, performa sebesar itu sudah cukup rasanya untuk membungkam berbagai sportscar Jerman yang haraganya jauh lebih mahal.

Berkat racikan ulang dengan resep khas Alpina, Alpina B3 Limousine 2019 mampu memberikan sensasi berbeda ketika mobil digunakan di track. Tak hanya bermodalkan sistem penggerak 4 roda, namun kehadiran LSD pada penggerak belakang dan suspensi sport ikut meningkatkan kesan sensasi berkendara saat melahap berbagai tikungan. Selain itu, handling dapat ditingkatkan melalui adanya 4 drive mode sehingga driver bisa memilih sesuai keinginannya. Di antaranya mode eco untuk pengolahan bahan bakar yang irit, mode comfort untuk kenyamanan, mode sport untuk handling sporty serta sport +yang dapat meningkatkan respons pedal gas dan transmisi agar lebih sigap.

Sedikit berbicara sejarah, Alpina merupakan salah satu brand otomotif asal Jerman yang hanya meracik BMW dengan performa tinggi. Salah satunya Alpina B3 Limousine tadi. Bukan hanya sebatas sebuah rumah modifikasi. Artinya, Alpina tidak pernah membuat mobil lain selain dari BMW. Kerjasama ini kurang lebih sama seperti divisi M milik BMW sehingga banyak yang mengira Alpina ini sebagai salah satu divisi di bawah nama BMW. Hal ini yang membedakan antara Alpina dengan AMG dimana AMG pernah memodifikasi merk lain selain dari Mercedes-Benz.

Filosofi “modest elegance” Alpina masih dipegang teguh hingga sekarang dimana mereka memiliki fokus dalam mengawinkan kenyamanan, performa, serta kedinamisan berkendara dalam satu paket dalam balutan desain yang elegan. Maka tak heran jika Alpina banyak menjadi arah tren baru dalam dunia modifikasi untuk sebuah sedan BMW biasa. Bahkan para pengguna BMW asal Indonesia banyak yang memilih Alpina sebagai kiblat untuk memodifikasi tunggangan mereka.

Leave a Reply